Info Sekolah
Kamis, 18 Apr 2024
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMA NEGERI 1 PURUK CAHU-KALIMANTAN TENGAH      

Rahasia dibalik kebiasaan membaca

Diterbitkan : - Kategori : Tak Berkategori

Manfaat Membaca Buku Apa pun jenis buku, baik fiksi maupun nonfiksi, memberikan manfaat bagi pembacanya. Buku bisa membuat seseorang lebih berwawasan dan memiliki pikiran terbuka. Di samping itu, buku juga bisa menjadi media hiburan, terutama saat membaca buku fiksi. Selain itu, inspirasi kerap datang setelah seseorang membaca buku. Inspirasi tersebut membantu mereka memecahkan suatu masalah atau mencapai tujuan yang diinginkan. Mengutip sibopaksara.kemdikbud.go.id dan beberapa sumber terkait lainnya, berikut manfaat membaca buku :

1. Meningkatkan Fungsi Otak Berdasarkan riset yang pernah dilakukan oleh sekelompok peneliti, membaca buku dapat mengaktifkan sebuah jejaring sirkuit kompleks dalam otak. Rutin membaca dapat merangsang kerja otak menjadi lebih baik, aktif, dan mencegah penurunan daya ingat. Hal ini dapat membantu dan melatih seseorang dalam berpikir kritis dan analitis. Mengutip Caring Everyday, membaca menurunkan risiko protein beta amyloid otak yang meningkatkan risiko Alzheimer. Bukan cuma itu, ketika seseorang membaca, neurobiologis memproses gambar maupun ucapan yang muncul, bagian otak yang mengatur pengelihatan dan bahasa bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang kita mengerti dan lebih mudah untuk diingat.

2. Menstimulasi Mental Layaknya otot, otak memerlukan latihan rutin agar tetap kuat dan sehat. Membaca menjaga otak untuk tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar.

3. Mengurangi Stres Stres dapat memicu berbagai penyakit berbahaya lainnya. Membaca buku dapat mengurangi dan mencegah seseorang merasa stres. Hal ini sudah dibuktikan dalam penelitian bertajuk “Journal of College Teaching dan Learning”. Dalam jurnal tersebut, dikatakan bahwa membaca buku setidaknya 30 menit sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah, frekuensi detak jantung, dan perasaan stres. Manfaat tersebut sama efektifnya dengan olahraga meditatif atau menyaksikan tayangan humor. Membaca juga dapat membuat pikiran menjadi lebih santai sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stres hingga 67%.

4. Menambah Wawasan Buku adalah jendela dunia. Berbagai pengetahuan bisa diperoleh dengan membuka jendela tersebut (membaca).

5. Mengasah Imajinasi Buku termasuk seni yang paling kreatif dengan kekuatan mengubah dan membawa pembacanya menuju dunia berbeda yang dipenuhi karakter dan lingkungan imaji. Oleh karena itu, imajinasi dan kreativitas seseorang akan terasah ketika membaca buku fiksi yang mereka sukai.

6. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Manfaat membaca lainnya ialah bisa meningkatkan kemampuan komunikasi. Rutin membaca buku meningkatkan kemampuan komunikasi dalam otak. Sebab dengan membaca buku seseorang memeroleh penambahan kosakata dan kemampuan untuk berpikir kritis.

7. Menumbuhkan Empati Bukan cuma secara intelektual, manfaat membaca buku juga berkaitan dengan kondisi psikologis dan emosional seseorang. Membaca buku, terutama buku fiksi, dapat meningkatkan kemampuan berempati. Sebab, pembaca dipaksa memahami karakter dan berbagai masalah yang dialami dalam cerita yang mereka baca.

8. Menulis dengan Baik Kemampuan menulis dapat dilatih dengan rajin membaca buku. Hal tersebut dapat terjadi, salah satunya, karena membaca dapat menambah kosakata seseorang. Sehingga dapat membantu kita membuat suatu karya tulis dengan lebih baik.

9. Meningkatkan Harapan Hidup Kebiasaan membaca buku ternyata bisa memperpanjang usia seeorang. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah studi yang menyatakan mereka yang rutin membaca buku selama 30 menit per hari angka mortalitasnya akan berkurang sekitar 20 persen dibanding mereka yang tidak memiliki kebiasaan membaca. Penelitian lainya menyebutkan seseorang yang rutin membaca hidup dua tahun lebih lama dari mereka yang tidak membaca.

10. Meningkatkan Kualitas Tidur Membaca buku sebelum tidur dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Hal ini pun turut disarankan oleh sejumlah dokter. Namun, perlu diingat, buku yang disarankan adalah buku fisik, bukan buku digital. Sebab cahaya ponsel atau laptop justru berdampak buruk terhadap kesehatan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar